Mereka mungkin merasa tidak dicintai atau tidak dihargai ketika Anda tidak menawarkan bantuan.
Sebaliknya, jika pasangan Anda sering meminta Anda untuk lebih sering mengatakan "Aku sayang kamu" atau memberikan pujian, kemungkinan besar bahasa cinta mereka adalah "Kata-kata Penegasan".
Mereka mungkin merasa kurang dicintai jika Anda jarang mengungkapkan perasaan Anda secara verbal.
Perhatikan juga permintaan-permintaan kecil yang sering diulang oleh pasangan Anda.
Mungkin mereka sering meminta Anda untuk menemaninya menonton film tanpa bermain ponsel (menunjukkan kebutuhan akan "Waktu Berkualitas"), atau mungkin mereka sering memberikan isyarat untuk berpegangan tangan saat berjalan (menunjukkan kebutuhan akan "Sentuhan Fisik").
Keluhan dan permintaan ini adalah petunjuk berharga tentang apa yang sebenarnya mereka butuhkan untuk merasa dicintai.
Jangan mengabaikan atau meremehkan keluhan dan permintaan pasangan Anda.
Cobalah untuk mendengarkan dengan empati dan melihatnya sebagai kesempatan untuk lebih memahami kebutuhan bahasa cinta mereka.
Dengan memberikan perhatian pada apa yang mereka keluhkan dan minta, Anda dapat belajar bagaimana cara menunjukkan cinta kepada mereka dengan cara yang paling mereka hargai.
3. Jangan Ragu untuk Bertanya Langsung kepada Pasangan Anda
Cara paling langsung dan seringkali paling efektif untuk mengenali bahasa cinta pasangan Anda adalah dengan bertanya langsung kepada mereka.
Meskipun mungkin terasa sederhana, banyak orang merasa canggung atau enggan untuk melakukan percakapan ini.
Namun, komunikasi yang terbuka dan jujur adalah fondasi dari hubungan yang kuat.
Anda bisa memulai percakapan dengan santai, misalnya saat sedang bersantai di rumah atau saat berkencan.
Anda bisa mengatakan sesuatu seperti, "Aku sedang membaca tentang bahasa cinta, dan aku jadi penasaran, apa sih yang membuatmu merasa paling dicintai dan dihargai dalam hubungan kita?"