lifestyle

Mitos dan Fakta: Apa Sebenarnya Masuk Angin dan Bagaimana Cara Mencegahnya?

Senin, 23 Juni 2025 | 05:28 WIB
Mitos dan Fakta: Apa Sebenarnya Masuk Angin dan Bagaimana Cara Mencegahnya? (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

Ini adalah mitos yang paling umum dipercaya.

Banyak orang menganggap bahwa terpapar angin malam, kehujanan, atau perubahan suhu yang tiba-tiba dapat menyebabkan masuk angin.

Fakta: Meskipun perubahan cuaca dan suhu dingin dapat membuat tubuh merasa tidak nyaman, penyebab utama "masuk angin" bukanlah angin itu sendiri.

"Masuk angin" sebenarnya adalah istilah awam untuk infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) ringan, yang umumnya disebabkan oleh virus.

Perubahan cuaca dan suhu dingin mungkin dapat mempengaruhi daya tahan tubuh seseorang, sehingga membuatnya lebih rentan terhadap infeksi virus, tetapi bukan merupakan penyebab langsung.

Mitos 2: Masuk angin bisa sembuh dengan kerokan.

Kerokan adalah praktik tradisional yang sangat populer di Indonesia untuk mengatasi gejala "masuk angin".

Meskipun banyak orang merasa lega setelah dikerok, apakah ini benar-benar menyembuhkan "masuk angin"?

Fakta: Kerokan dapat memberikan efek plasebo dan mungkin membantu meredakan beberapa gejala seperti pegal-pegal dan nyeri otot karena adanya peningkatan aliran darah ke area yang dikerok.

Namun, kerokan tidak membunuh virus penyebab "masuk angin" dan tidak mempercepat proses penyembuhan infeksi.

"Masuk angin" akan sembuh dengan sendirinya seiring dengan sistem kekebalan tubuh melawan virus.

Mitos 3: Masuk angin adalah penyakit ringan yang tidak perlu dikhawatirkan.

Sebagian besar kasus "masuk angin" memang bersifat ringan dan akan sembuh dalam beberapa hari hingga satu minggu.

Namun, bukan berarti kondisi ini tidak perlu diperhatikan.

Fakta: Meskipun umumnya ringan, "masuk angin" tetap dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan produktivitas.

Halaman:

Tags

Terkini