Paradoks dengan Penurunan Berat Badan:
Meskipun nafsu makan meningkat, anak dengan diabetes yang tidak terkontrol mungkin justru mengalami penurunan berat badan.
Hal ini terjadi karena tubuh tidak dapat menggunakan glukosa dari makanan secara efektif sebagai energi, sehingga mulai memecah lemak dan otot untuk mendapatkan bahan bakar.
Jika kamu melihat anakmu makan lebih banyak dari biasanya tetapi berat badannya tidak bertambah atau bahkan menurun, ini bisa menjadi tanda awal diabetes yang perlu diwaspadai.
4. Penurunan Berat Badan yang Tidak Disengaja
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, penurunan berat badan yang tidak disengaja adalah gejala awal diabetes yang cukup signifikan pada anak.
Ini terjadi meskipun anak mungkin makan dengan porsi yang sama atau bahkan lebih banyak dari biasanya.
Mekanisme di Baliknya:
Ketika tubuh tidak dapat menggunakan glukosa sebagai energi, ia akan mencari sumber energi lain, yaitu lemak dan otot.
Proses pemecahan lemak dan otot inilah yang menyebabkan penurunan berat badan yang tidak disengaja.
Jika kamu melihat berat badan anakmu menurun tanpa alasan yang jelas, apalagi jika disertai dengan gejala lain seperti sering haus dan buang air kecil, segera konsultasikan dengan dokter.
5. Kelelahan dan Kelemahan yang Tidak Biasa
Anak-anak dengan diabetes yang tidak terkontrol seringkali merasa mudah lelah dan lemas, meskipun mereka sudah cukup tidur dan tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat.
Hal ini disebabkan karena sel-sel tubuh mereka tidak mendapatkan cukup energi dari glukosa.
Dampak pada Aktivitas Sehari-hari: