lifestyle

3 Dampak Psikologis dari Menggunakan Makanan sebagai Penghargaan untuk Anak

Senin, 23 Juni 2025 | 04:54 WIB
3 Dampak Psikologis dari Menggunakan Makanan sebagai Penghargaan untuk Anak (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

Dalam benaknya, brokoli menjadi sesuatu yang harus diatasi, bukan dinikmati.

Akibatnya, anak bisa tumbuh dengan persepsi bahwa makanan sehat itu tidak enak dan tidak menarik, sementara makanan tidak sehat adalah sesuatu yang patut dikejar dan dinikmati.

Asosiasi negatif ini bisa terbawa hingga dewasa dan berkontribusi pada pola makan yang tidak sehat.

2. Memicu Perkembangan Kebiasaan Makan yang Tidak Sehat

Penggunaan makanan sebagai penghargaan juga berpotensi memicu perkembangan kebiasaan makan yang tidak sehat pada anak.

Ketika makanan dijadikan sebagai hadiah, anak bisa belajar untuk makan bukan karena lapar, melainkan karena alasan emosional atau sebagai respons terhadap suatu pencapaian.

Mereka mungkin akan mulai mencari makanan sebagai pelarian atau hiburan ketika merasa senang, sedih, atau bosan.

Kebiasaan ini dikenal sebagai emotional eating dan bisa menjadi masalah yang serius di kemudian hari.

Selain itu, memberikan makanan sebagai penghargaan juga bisa mengajarkan anak untuk makan berlebihan.

Misalnya, jika seorang anak mendapatkan kue setiap kali ia mendapatkan nilai bagus, ia mungkin akan menganggap bahwa semakin banyak nilai bagus yang ia dapatkan, semakin banyak pula kue yang boleh ia makan.

Hal ini bisa mengarah pada pola makan yang tidak terkontrol dan meningkatkan risiko obesitas serta masalah kesehatan lainnya.

Lebih lanjut, praktik ini juga bisa mengganggu kemampuan anak untuk mengenali sinyal lapar dan kenyang dari tubuhnya.

Mereka mungkin akan lebih fokus pada hadiah makanan daripada mendengarkan apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh mereka.

Akibatnya, regulasi makan alami mereka bisa terganggu dan mereka menjadi lebih rentan terhadap makan berlebihan atau makan tanpa rasa lapar.

3. Mengganggu Regulasi Emosi yang Sehat

Halaman:

Tags

Terkini