Diabetes tipe 1, yang disebabkan oleh serangan autoimun pada sel penghasil insulin, memerlukan terapi insulin seumur hidup.
Diabetes tipe 2, yang ditandai dengan resistensi insulin dan kekurangan insulin relatif, semakin sering terjadi pada anak-anak dan seringkali terkait dengan gaya hidup.
Selain itu, ada juga jenis diabetes lain yang lebih jarang terjadi seperti diabetes gestasional (yang mempengaruhi risiko di masa depan), diabetes monogenik (disebabkan oleh mutasi gen), dan diabetes sekunder (akibat kondisi medis lain).
Dengan memahami perbedaan antara jenis-jenis diabetes ini, orang tua dapat lebih siap untuk mengenali gejala, bekerja sama dengan tim medis dalam diagnosis dan pengelolaan, serta memberikan dukungan yang tepat bagi anak mereka.
Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang risiko diabetes pada anak Anda atau mencurigai adanya gejala, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan rencana perawatan yang sesuai. Ingatlah bahwa dengan pengetahuan dan dukungan yang tepat, anak-anak dengan semua jenis diabetes dapat menjalani hidup yang sehat dan aktif.***