lifestyle

3 Alasan Utama Mengapa Golongan Darah AB Rentan Terhadap Demensia

Minggu, 22 Juni 2025 | 06:50 WIB
3 Alasan Utama Mengapa Golongan Darah AB Rentan Terhadap Demensia (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

KLIK SAJA - Penelitian di bidang neurologi terus mengungkap berbagai faktor yang dapat memengaruhi risiko seseorang terkena demensia, sebuah kondisi progresif yang ditandai dengan penurunan fungsi kognitif.

Salah satu area penelitian yang menarik adalah hubungan antara golongan darah dan kerentanan terhadap penyakit neurodegeneratif seperti demensia.

Beberapa studi menunjukkan bahwa individu dengan golongan darah AB mungkin memiliki risiko yang sedikit lebih tinggi untuk mengembangkan demensia, terutama penyakit Alzheimer, dibandingkan dengan mereka yang memiliki golongan darah lain.

Meskipun mekanisme pasti yang mendasari hubungan ini masih dalam tahap penelitian, ada beberapa alasan utama yang diyakini para ilmuwan berkontribusi pada peningkatan risiko demensia pada pemilik golongan darah AB.

Baca Juga: 3 Tanda dan Gejala Awal Demensia yang Perlu Diketahui oleh Pemilik Golongan Darah AB

Memahami alasan-alasan ini dapat membantu kita lebih menghargai kompleksitas demensia dan mendorong pendekatan yang lebih personal dalam upaya pencegahan dan pengelolaan kondisi ini.

Dalam artikel ini, kita akan membahas 3 alasan utama mengapa golongan darah AB dianggap lebih rentan terhadap demensia berdasarkan temuan-temuan ilmiah terkini.

Mari kita telaah lebih lanjut!

1. Tingginya Kadar Faktor VIII dalam Darah Meningkatkan Risiko Pembekuan dan Peradangan

Salah satu alasan utama mengapa golongan darah AB mungkin lebih rentan terhadap demensia adalah karena cenderung memiliki kadar Faktor VIII yang lebih tinggi dalam darah.

Faktor VIII adalah protein penting yang berperan dalam proses pembekuan darah.

Penelitian telah menunjukkan bahwa individu dengan golongan darah AB secara alami memiliki kadar Faktor VIII yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang memiliki golongan darah O.

Kadar Faktor VIII yang tinggi ini dapat meningkatkan risiko pembentukan bekuan darah (trombus) di pembuluh darah, termasuk pembuluh darah di otak.

Pembekuan darah yang tidak normal di otak dapat mengganggu aliran darah yang sehat, menyebabkan kerusakan pada sel-sel otak, dan berpotensi meningkatkan risiko demensia vaskular, yaitu jenis demensia yang disebabkan oleh masalah aliran darah ke otak.

Halaman:

Tags

Terkini