Alih-alih membuat kulitmu terlihat lebih baik, memencet jerawat justru bisa membuatnya terlihat lebih merah, bengkak, dan semakin sulit ditutupi dengan makeup.
Mengapa Memencet Jerawat Itu Buruk?
Memencet jerawat secara paksa dapat mendorong bakteri dan nanah lebih dalam ke dalam kulit, menyebabkan peradangan yang lebih parah dan memperbesar area jerawat.
Selain itu, tindakan ini juga dapat merusak jaringan kulit di sekitarnya dan meningkatkan risiko terbentuknya bekas luka atau hiperpigmentasi (noda hitam) setelah jerawat sembuh.
Apa yang Sebaiknya Dilakukan?
Sebisa mungkin, hindari menyentuh atau memencet jerawat atau komedo yang muncul.
Jika jerawat terasa meradang, kamu bisa menggunakan spot treatment yang mengandung bahan aktif seperti salicylic acid atau benzoyl peroxide untuk membantu mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan.
Untuk komedo, kamu bisa menggunakan pore strip dengan hati-hati atau melakukan eksfoliasi lembut secara teratur untuk mencegahnya semakin parah.
Jika jerawat sangat mengganggu penampilanmu, kamu bisa menggunakan concealer yang sesuai dengan warna kulitmu untuk menutupi noda tersebut tanpa perlu memencetnya.
Penutup dan Kesimpulan
Menjelang Valentine, tentu saja kita ingin tampil dengan kulit yang sehat dan bercahaya.
Namun, dalam upaya untuk mendapatkan kulit impian tersebut, penting untuk menghindari kesalahan-kesalahan umum dalam perawatan kulit yang justru bisa merusak penampilan kita.
Tiga kesalahan utama yang sebaiknya kamu hindari adalah mencoba produk atau perawatan baru yang radikal terlalu dekat dengan hari-H, melakukan eksfoliasi berlebihan, dan memencet jerawat atau komedo.
Sebaliknya, fokuslah pada rutinitas perawatan kulit yang sudah kamu kenal dan terbukti aman untuk kulitmu.
Jaga kelembapan kulit dengan produk yang lembut, lakukan eksfoliasi secara moderat, dan hindari memencet jerawat.