Dengarkan juga apakah ada bunyi-bunyi aneh yang muncul saat mobil berjalan.
Lakukan test drive di jalan yang lurus, berbelok, dan jika memungkinkan, di jalan yang sedikit tidak rata untuk menguji suspensi.
Pastikan kamu merasa nyaman dan percaya diri saat mengendarai mobil tersebut.
6. Memeriksa Riwayat Kendaraan: Mengungkap Fakta Tersembunyi
Jangan pernah membeli mobil bekas tanpa memeriksa riwayat kendaraannya.
Riwayat kendaraan bisa memberikan informasi penting mengenai apakah mobil tersebut pernah mengalami kecelakaan, kerusakan parah, banjir, atau memiliki catatan kilometer yang mencurigakan.
Kamu bisa memeriksa riwayat kendaraan melalui berbagai layanan online yang tersedia dengan menggunakan nomor VIN (Vehicle Identification Number) mobil.
Pastikan riwayat kendaraan mobil tersebut bersih dan tidak ada catatan yang mengkhawatirkan.
7. Proses Negosiasi Harga dan Pemeriksaan Dokumen
Setelah yakin dengan kondisi mobil yang kamu pilih, saatnya untuk melakukan negosiasi harga dengan penjual.
Lakukan penawaran harga yang wajar berdasarkan riset harga pasaran dan kondisi mobil yang kamu lihat.
Setelah mencapai kesepakatan harga, pastikan kamu memeriksa kelengkapan dan keaslian dokumen-dokumen mobil, yaitu BPKB dan STNK.
Cocokkan nomor rangka dan nomor mesin yang tertera pada dokumen dengan fisik mobil.
Pastikan nama pemilik pada BPKB sesuai dengan identitas penjual (kecuali jika penjual adalah dealer atau perantara yang memiliki surat kuasa).
Pastikan juga masa berlaku STNK masih aktif dan pajak kendaraan sudah dibayar.