Hal ini menyebabkan penyerapan gula dari makanan ke dalam aliran darah terjadi secara bertahap.
Bayangkan saja seperti kamu lagi mengantre tiket bioskop.
Kalau antreannya panjang (banyak serat), maka orang-orang akan masuk ke dalam teater (gula masuk ke darah) secara perlahan.
Hasilnya, nggak akan ada lonjakan kadar gula darah yang tiba-tiba setelah kita makan buah.
Selain itu, serat juga membantu kita merasa kenyang lebih lama.
Ini tentu sangat bermanfaat buat mengontrol nafsu makan dan mencegah kita ngemil makanan yang nggak sehat dan tinggi gula.
Beberapa contoh buah yang kaya serat dan baik untuk menjaga keseimbangan gula darah antara lain adalah apel, pir, beri-berian (seperti stroberi, blueberry, raspberry), jeruk, dan alpukat.
Dengan rutin mengonsumsi buah-buahan ini, kamu bisa membantu tubuhmu menjaga kadar gula darah tetap stabil secara alami.
2. Nutrisi Esensial dalam Buah Mendukung Sensitivitas Insulin
Manfaat kesehatan lain dari buah-buahan pendorong keseimbangan gula darah adalah kandungan nutrisi esensialnya yang mendukung sensitivitas insulin.
Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas dan berperan penting dalam mengatur kadar gula darah.
Insulin membantu sel-sel tubuh menyerap glukosa dari darah untuk dijadikan energi.
Ketika tubuh resisten terhadap insulin (sensitivitas insulin menurun), maka glukosa akan menumpuk di dalam darah dan menyebabkan kadar gula darah meningkat.
Beberapa jenis buah mengandung nutrisi yang bisa membantu meningkatkan sensitivitas insulin.
Misalnya, buah-buahan seperti ceri dan anggur mengandung antioksidan yang disebut anthocyanin.