lifestyle

Pentingnya Pemeriksaan Rutin: Mengapa Remaja Perlu Memeriksa Kadar Kolesterol?

Sabtu, 21 Juni 2025 | 11:04 WIB
Pentingnya Pemeriksaan Rutin: Mengapa Remaja Perlu Memeriksa Kadar Kolesterol? (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

Dokter akan memberikan rekomendasi yang terbaik berdasarkan usia, riwayat kesehatan keluarga, dan faktor risiko lainnya.

Kapan Sebaiknya Remaja Memeriksa Kadar Kolesterol Mereka?

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan pemeriksaan kolesterol rutin untuk semua anak dan remaja antara usia 9 dan 11 tahun, dan kemudian diulang antara usia 17 dan 21 tahun.

Selain itu, pemeriksaan kolesterol juga direkomendasikan untuk remaja yang memiliki faktor risiko tertentu, seperti:

  • Riwayat keluarga dengan penyakit jantung dini (sebelum usia 55 tahun pada pria dan sebelum usia 65 tahun pada wanita).
  • Riwayat keluarga dengan kadar kolesterol tinggi.
  • Obesitas atau berat badan berlebih.
  • Diabetes.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Kondisi kesehatan tertentu seperti penyakit ginjal atau lupus.

Jika remaja memiliki salah satu atau lebih faktor risiko ini, dokter mungkin merekomendasikan pemeriksaan kolesterol lebih sering.

Penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan jadwal pemeriksaan kolesterol yang tepat untuk remaja Anda.

Bagaimana Pemeriksaan Kadar Kolesterol Dilakukan?

Pemeriksaan kadar kolesterol dilakukan melalui tes darah yang disebut panel lipid.

Tes ini biasanya mengukur beberapa jenis lemak dalam darah, termasuk:

  • Kolesterol Total: Jumlah keseluruhan kolesterol dalam darah.
  • Kolesterol LDL (Low-Density Lipoprotein): Sering disebut sebagai "kolesterol jahat" karena dapat menumpuk di arteri dan membentuk plak.
  • Kolesterol HDL (High-Density Lipoprotein): Sering disebut sebagai "kolesterol baik" karena membantu menghilangkan kolesterol jahat dari arteri.
  • Trigliserida: Jenis lemak lain dalam darah yang juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung jika kadarnya terlalu tinggi.

Biasanya, remaja perlu berpuasa (tidak makan atau minum apa pun selain air) selama 9-12 jam sebelum tes darah untuk mendapatkan hasil yang akurat.

Dokter akan menjelaskan secara rinci persiapan yang perlu dilakukan sebelum tes.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Kadar Kolesterol Remaja Tinggi?

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kadar kolesterol remaja tinggi, dokter akan merekomendasikan langkah-langkah yang perlu diambil.

Biasanya, perubahan gaya hidup adalah langkah pertama yang akan disarankan, termasuk:

  • Mengadopsi Pola Makan Sehat Jantung: Meningkatkan konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, ikan berlemak (kaya akan omega-3), dan sumber protein tanpa lemak. Mengurangi asupan lemak jenuh dan lemak trans yang terdapat pada makanan cepat saji, gorengan, dan makanan olahan.
  • Meningkatkan Aktivitas Fisik: Mendorong remaja untuk aktif bergerak setidaknya 60 menit setiap hari. Aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) serta trigliserida.
  • Menjaga Berat Badan yang Sehat: Jika remaja memiliki berat badan berlebih atau obesitas, menurunkan berat badan dapat membantu memperbaiki kadar kolesterol.

Dalam beberapa kasus, terutama jika kadar kolesterol sangat tinggi atau ada riwayat keluarga dengan penyakit jantung dini, dokter mungkin merekomendasikan pengobatan dengan obat penurun kolesterol.

Halaman:

Tags

Terkini