Terus-menerus melihat kabar mereka di media sosial, bertemu secara tidak sengaja, atau bahkan sengaja mencari tahu tentang kehidupan mereka hanya akan memperlambat proses penyembuhan Anda dan membuat Anda semakin sulit untuk move on.
Setiap kali Anda melihat atau mendengar tentang mereka, luka lama Anda mungkin akan kembali terbuka dan Anda akan kembali merasakan emosi negatif yang sama.
Oleh karena itu, ciptakan jarak fisik dan emosional antara Anda dan orang tersebut.
Hapus nomor telepon mereka, berhenti mengikuti akun media sosial mereka, dan hindari tempat-tempat yang mungkin membuat Anda bertemu dengan mereka.
Meskipun mungkin terasa sulit pada awalnya, tindakan ini akan memberikan Anda ruang dan waktu yang dibutuhkan untuk fokus pada diri sendiri dan proses penyembuhan Anda.
Selain membatasi kontak, penting juga untuk secara teratur mengingatkan diri sendiri tentang alasan mengapa Anda harus melepaskan orang tersebut.
Mungkin ada alasan yang jelas mengapa hubungan tersebut berakhir atau mengapa Anda perlu mengikhlaskan kepergian mereka.
Tuliskan alasan-alasan tersebut dan bacalah kembali setiap kali Anda merasa ragu atau tergoda untuk kembali menghubungi mereka.
Mengingatkan diri sendiri tentang alasan mengapa Anda harus melepaskan akan membantu Anda untuk tetap termotivasi dan fokus pada tujuan Anda untuk menemukan kebahagiaan baru.
Ini juga akan membantu Anda untuk tidak idealis terhadap masa lalu dan mengingat bahwa ada alasan mengapa Anda perlu move on.
Proses menciptakan jarak dan mengingatkan diri sendiri ini mungkin membutuhkan kedisiplinan dan ketegasan dari diri Anda.
Akan ada saat-saat di mana Anda merasa sangat merindukan mereka atau ingin menghubungi mereka.
Namun, ingatlah bahwa tindakan ini adalah untuk kebaikan Anda sendiri dalam jangka panjang.
Dengan memberikan diri Anda ruang dan waktu untuk menyembuhkan diri, Anda akan semakin dekat dengan kebahagiaan yang baru.
3. Fokus pada Diri Sendiri dan Bangun Kebahagiaan Baru: Investasi Terbaik untuk Masa Depan