Karena bayi di usia ini suka banget memasukkan benda ke mulut (ini cara mereka eksplorasi juga!), pastikan semua mainan mouth-safe.
Pilih teether (mainan gigitan) yang terbuat dari bahan aman (BPA-free) untuk membantu meredakan gatal saat tumbuh gigi sekaligus melatih otot mulut.
Cermin anti pecah yang aman untuk bayi juga bagus lho.
Bayi suka melihat refleksi dirinya sendiri, ini bagian dari perkembangan kesadaran diri.
Jangan lupakan playmat atau alas bermain yang nyaman.
Ini tempat aman bagi bayi untuk tummy time (tengkurap), berguling, meraih mainan, dan melatih otot leher serta punggungnya.
Fokus utama di usia ini adalah keamanan (tidak ada bagian kecil yang bisa tertelan, tidak ada ujung tajam, bahan non-toksik) dan memberikan pengalaman sensorik yang kaya tapi tidak berlebihan.
Mainan sederhana yang merespon aksi bayi (seperti bunyi saat digoyang) akan sangat menarik bagi mereka.
2. Usia 1-3 Tahun (Toddler): Eksplorasi Fisik dan Bahasa
Memasuki usia satu tahun ke atas, anak biasanya sudah mulai bisa berjalan atau bahkan berlari.
Dunia mereka jadi lebih luas!
Mereka senang sekali bergerak, memanjat, mendorong, dan menarik.
Ini adalah masa keemasan perkembangan motorik kasar.
Kemampuan motorik halus mereka juga berkembang, seperti mulai bisa menumpuk balok atau mencoba mencoret-coret.
Bahasa pun berkembang pesat di usia ini, dari beberapa kata menjadi kalimat-kalimat sederhana.