Kalau lagi suka dinosaurus, mungkin saat memilih mainan baru, fokuskan pada pilihan yang berkaitan dengan dinosaurus tapi tetap bersifat open-ended (misal, figur dinosaurus polos, buku tentang dinosaurus, atau alat menggambar untuk bikin dunia dinosaurus).
Saat di toko mainan atau Browse online, berikan mereka beberapa opsi yang sudah kita saring (yang menurut kita baik untuk kreativitas), lalu biarkan mereka memilih di antara opsi tersebut.
Dengan melibatkan mereka secara aktif dalam memilih mainan, kita tidak hanya memberikan mainan fisik, tapi juga pengalaman belajar yang berharga.
Kita menanamkan pemahaman bahwa mainan bukan sekadar barang, tapi alat untuk berimajinasi, bereksplorasi, dan mencipta.
Ini adalah cara halus untuk menumbuhkan pola pikir kreatif sejak dini.
3. Fokus pada Mainan yang Mendorong Eksplorasi dan Eksperimen
Cara ketiga ini sedikit berkaitan dengan poin pertama tentang mainan open-ended, tapi lebih menekankan pada aspek 'mencoba' dan 'menemukan'.
Pilihlah mainan yang secara aktif mengundang anak untuk bertanya "Apa yang terjadi jika...?" atau "Bagaimana kalau begini?".
Mainan jenis ini mendorong jiwa ilmuwan kecil dalam diri anak untuk keluar.
Mereka diajak untuk mengamati, mencoba hipotesis sederhana, dan melihat hasilnya.
Proses ini adalah inti dari eksplorasi dan eksperimen, dua hal yang sangat erat kaitannya dengan kreativitas.
Kreativitas seringkali lahir dari rasa ingin tahu dan keberanian untuk mencoba hal yang belum pasti hasilnya.
Mainan yang mendukung ini biasanya adalah mainan yang memungkinkan interaksi aktif dan memberikan feedback langsung (tapi bukan feedback digital yang terbatas ya).
Contohnya apa saja?
Banyak sekali!