Yuk, kita simak sama-sama!
Pembahasan
1. Prioritaskan Mainan Open-Ended (Mainan dengan Akhir Terbuka)
Cara pertama dan mungkin yang paling fundamental adalah dengan memprioritaskan jenis mainan yang disebut open-ended.
Apa sih maksudnya mainan open-ended itu?
Gampangnya, ini adalah jenis mainan yang nggak punya satu cara 'benar' untuk dimainkan.
Nggak ada aturan baku, nggak ada tujuan akhir yang spesifik, dan nggak ada langkah-langkah yang harus diikuti.
Mainan jenis ini benar-benar memberikan kebebasan penuh pada anak untuk menentukan sendiri mau diapakan mainan tersebut.
Coba bandingkan dengan mainan yang fungsinya sangat spesifik, misalnya mobil-mobilan yang kalau dipencet tombolnya cuma bisa bunyi sirine atau maju lurus.
Anak mungkin senang sesaat, tapi setelah tahu semua fungsinya, ya udah, gitu aja.
Beda banget sama balok kayu polos, misalnya.
Hari ini balok itu bisa jadi gedung tinggi pencakar langit.
Besok, bisa jadi kandang binatang buat boneka-boneka hewan.
Lusa, mungkin dirangkai jadi jembatan panjang buat mobil-mobilan kecil lewat.
Minggu depan, bisa jadi bahan dasar bikin robot-robotan imajinatif.