Langkah sederhana ini akan membuat dry shampoo bekerja lebih efektif dan menghindari semprotan yang hanya mengandung propelan tanpa bahan aktif.
2. Langkah 2: Semprotkan Dry Shampoo pada Akar Rambut dari Jarak yang Tepat
Setelah mengocok botol dengan baik, langkah selanjutnya adalah menyemprotkan dry shampoo pada akar rambut dari jarak yang tepat.
Jarak yang ideal saat menyemprotkan dry shampoo biasanya sekitar 15-20 cm (atau sekitar 6-8 inci) dari kulit kepala.
Menyemprotkan terlalu dekat dapat menyebabkan produk menumpuk pada satu area dan meninggalkan residu putih yang sulit dihilangkan.
Sebaliknya, menyemprotkan dari jarak yang terlalu jauh mungkin membuat produk tidak fokus pada akar rambut yang berminyak.
Untuk aplikasi yang lebih merata, bagi rambut menjadi beberapa bagian.
Kamu bisa menggunakan jari atau sisir untuk membuat belahan-belahan pada rambut, sehingga kamu bisa menjangkau akar rambut di seluruh bagian kepala.
Fokuskan semprotan pada akar rambut, karena di sinilah minyak paling banyak diproduksi.
Semprotkan dry shampoo dalam gerakan yang pendek dan merata.
Jangan menyemprotkan terlalu banyak produk pada satu area sekaligus. Lebih baik menyemprotkan sedikit demi sedikit dan menambahkan lebih banyak jika diperlukan.
3. Langkah 3: Biarkan Dry Shampoo Bekerja Selama Beberapa Menit
Setelah menyemprotkan dry shampoo pada akar rambut, biarkan produk bekerja selama beberapa menit sebelum kamu melanjutkan ke langkah berikutnya.
Waktu tunggu ini penting agar bahan penyerap minyak dalam dry shampoo memiliki kesempatan untuk menyerap minyak berlebih pada kulit kepala dan batang rambut.
Biasanya, waktu tunggu yang disarankan adalah sekitar 2-3 menit.