Beberapa jenis teh herbal dikenal memiliki kandungan senyawa yang dapat memicu proses termogenesis, yaitu proses produksi panas dalam tubuh yang juga membakar kalori.
Contoh teh herbal yang sangat baik untuk meningkatkan metabolisme adalah teh hijau.
Teh hijau mengandung katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG), yang telah terbukti dapat meningkatkan pembakaran lemak dan mempercepat metabolisme.
Selain itu, teh oolong juga memiliki manfaat serupa.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh oolong secara teratur dapat membantu mengurangi lemak tubuh, terutama di area perut.
Selain teh hijau dan oolong, teh jahe juga bisa menjadi pilihan yang tepat.
Jahe memiliki efek termogenik dan dapat membantu meningkatkan metabolisme serta mengurangi nafsu makan.
Kombinasi jahe dengan teh hijau bisa menjadi minuman yang sangat efektif untuk membantu mengatasi perut buncit.
Cara Penyajian:
-
Teh Hijau: Seduh 1 sendok teh daun teh hijau dengan air panas (sekitar 80°C) selama 2-3 menit.
Hindari menggunakan air mendidih karena bisa membuat rasa teh menjadi pahit.
Kamu bisa menambahkan sedikit perasan lemon atau madu (secukupnya) untuk menambah rasa.
-
Teh Oolong: Seduh 1 sendok teh daun teh oolong dengan air panas (sekitar 90°C) selama 3-5 menit.
Kamu bisa menyeduh teh oolong beberapa kali.
-
Teh Jahe: Iris tipis beberapa ruas jahe segar atau gunakan jahe bubuk.