Biofilm ini tidak hanya menjadi tempat berkembang biaknya bakteri penghasil bau, tetapi juga bisa memerangkap kotoran-kotoran lain, sehingga memperparah masalah bau.
Wastafel dapur biasanya lebih rentan terhadap masalah ini karena sering digunakan untuk mencuci piring dan membuang sisa makanan. Namun, wastafel kamar mandi juga bisa mengalami penumpukan kotoran organik dari rambut, sabun, dan produk perawatan tubuh lainnya.
Untuk mengatasi masalah ini, kamu bisa mencoba beberapa cara sederhana seperti mengalirkan air panas ke dalam wastafel secara rutin, menggunakan campuran baking soda dan cuka, atau menggunakan produk pembersih saluran khusus yang dapat membantu melarutkan kotoran organik dan menghilangkan biofilm.
2. Masalah pada P-Trap (Perangkap Bau)
Penyebab utama kedua mengapa wastafel bisa bau adalah masalah pada P-trap.
P-trap adalah bagian pipa pembuangan yang berbentuk seperti huruf "U" yang terletak tepat di bawah wastafel.
Fungsi utama P-trap adalah untuk menahan sedikit air di dalamnya. Air ini berfungsi sebagai segel yang mencegah gas-gas berbau dari saluran pembuangan utama (got) naik kembali ke dalam rumah melalui wastafel.
Jika P-trap tidak berfungsi dengan baik, maka bau tidak sedap dari saluran pembuangan bisa dengan mudah masuk ke dalam ruangan melalui wastafel.
Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan masalah pada P-trap:
- P-trap kering: Jika wastafel jarang digunakan, air di dalam P-trap bisa menguap, sehingga segelnya hilang dan bau got bisa masuk. Ini sering terjadi pada wastafel di kamar mandi tamu atau wastafel yang jarang digunakan.
- Siphonage: Tekanan air yang kuat dari saluran pembuangan lain di rumah (misalnya saat toilet di-flush) terkadang bisa menyedot air keluar dari P-trap, sehingga segelnya hilang.
- Kebocoran pada P-trap: Jika ada kebocoran pada pipa P-trap, air di dalamnya bisa bocor keluar, sehingga segelnya hilang.
- Penyumbatan pada P-trap: Kotoran yang menumpuk di dalam P-trap juga bisa menyebabkan bau tidak sedap karena proses pembusukan.
Untuk mengatasi masalah P-trap kering, kamu cukup mengalirkan air ke dalam wastafel secara berkala. Jika ada kebocoran atau penyumbatan, kamu mungkin perlu membersihkan atau memperbaiki P-trap tersebut.
3. Masalah Ventilasi Pipa Pembuangan (Vent Stack)
Penyebab utama ketiga mengapa wastafel bisa bau adalah masalah pada ventilasi pipa pembuangan atau yang biasa disebut vent stack.
Vent stack adalah pipa yang terhubung ke sistem pembuangan dan biasanya keluar melalui atap rumah.
Fungsi utama vent stack adalah untuk memungkinkan udara masuk ke dalam sistem pembuangan dan membuang gas-gas berbau keluar rumah.
Jika vent stack tersumbat oleh daun, ranting, sarang burung, atau kotoran lainnya, maka udara tidak bisa masuk dengan lancar dan gas-gas berbau tidak bisa keluar dengan baik.