Bayangkan kalau kita nggak punya rencana keuangan.
Bisa jadi kita malah kesulitan untuk menyisihkan uang untuk bersedekah karena semua uang kita sudah habis terpakai untuk kebutuhan konsumtif.
Padahal, dengan perencanaan yang baik, kita bisa tetap memenuhi kebutuhan diri sendiri dan keluarga, sekaligus bisa berbagi kebahagiaan dengan orang lain.
Selain itu, rencana keuangan juga bisa membantu kita untuk mengidentifikasi peluang-peluang berbagi yang mungkin terlewatkan.
Misalnya, kita bisa membuat paket makanan untuk dibagikan kepada orang yang berpuasa di jalan, atau memberikan sumbangan kepada masjid atau yayasan yang mengadakan kegiatan Ramadan.
Dengan mengelola keuangan secara efektif, kita nggak hanya mendapatkan pahala dari ibadah puasa, tapi juga pahala dari berbagi dan berbuat kebaikan di bulan yang suci ini.
3. Mempersiapkan Diri untuk Pengeluaran Setelah Ramadan (Lebaran)
Setelah sebulan penuh berpuasa, tibalah hari raya Idul Fitri atau Lebaran.
Momen ini biasanya dirayakan dengan suka cita dan berkumpul bersama keluarga.
Tapi, Lebaran juga seringkali identik dengan berbagai pengeluaran besar.
Mulai dari membeli baju baru untuk seluruh anggota keluarga, memberikan THR (Tunjangan Hari Raya) kepada sanak saudara, hingga menyiapkan hidangan spesial untuk menjamu tamu.
Semua ini tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit.
Kalau kita nggak punya rencana keuangan yang baik sebelum Ramadan, bisa jadi kita malah kelimpungan saat Lebaran tiba.
Kita mungkin terpaksa menggunakan seluruh tabungan kita atau bahkan berutang untuk memenuhi semua kebutuhan Lebaran.
Dengan menyusun rencana keuangan sebelum Ramadan, kita bisa mulai menyisihkan sebagian uang kita untuk persiapan Lebaran.