Ini akan menciptakan rasa saling memiliki dan tanggung jawab terhadap keuangan keluarga.
Selain itu, anggaran pra nikah juga membantu kalian untuk lebih realistis dalam merencanakan pernikahan itu sendiri.
Kalian bisa menentukan batasan pengeluaran untuk setiap pos, sehingga nggak sampai kebablasan dan berutang setelah hari bahagia usai.
2. Langkah Pertama: Mengumpulkan Informasi Keuangan Sebelum mulai menyusun anggaran, langkah pertama yang perlu kalian lakukan adalah mengumpulkan semua informasi keuangan masing-masing.
Ini termasuk penghasilan bulanan, pengeluaran rutin (seperti cicilan, biaya transportasi, dan lain-lain), serta aset dan utang yang dimiliki.
Nggak perlu malu atau sungkan untuk saling terbuka soal hal ini.
Ingat, kalian sedang membangun masa depan bersama, jadi kejujuran adalah kunci utama.
Buatlah daftar yang detail mengenai semua pemasukan dan pengeluaran kalian.
Dengan begitu, kalian akan punya gambaran yang lebih jelas tentang kondisi finansial secara keseluruhan.
Informasi ini akan menjadi dasar penting dalam perencanaan keuangan pernikahan kalian.
3. Menentukan Tujuan Keuangan Bersama Setelah punya gambaran yang jelas tentang kondisi keuangan saat ini, langkah selanjutnya adalah menentukan tujuan keuangan yang ingin kalian capai bersama.
Tujuan ini bisa jangka pendek (misalnya, dana pernikahan, dana bulan madu) maupun jangka panjang (misalnya, DP rumah, dana pendidikan anak, dana pensiun).
Diskusikan bersama apa yang menjadi prioritas kalian berdua.
Apakah kalian ingin segera punya rumah sendiri? Atau lebih fokus untuk membangun bisnis?
Semakin jelas tujuan keuangan kalian, semakin mudah pula kalian menyusun anggaran yang sesuai.