Hindari membawa mainan dengan bagian-bagian kecil yang mudah terlepas dan tertelan.
Pilihlah mainan yang terbuat dari bahan yang aman dan tidak beracun.
Kemasi semua perlengkapan 'sibuk' ini dalam tas khusus yang mudah dijangkau selama penerbangan.
Kamu bisa mengeluarkan satu atau dua item setiap beberapa waktu agar si kecil tidak mudah bosan.
2. Manfaatkan Teknologi dengan Bijak
Di era digital ini, perangkat elektronik seperti tablet atau ponsel bisa menjadi penyelamat saat bepergian dengan balita.
Namun, penting untuk memanfaatkan teknologi ini dengan bijak dan tidak berlebihan.
Sebelum penerbangan, unduh beberapa film kartun, acara anak-anak, atau video edukatif yang disukai oleh si kecil.
Pastikan video-video tersebut sudah kamu unduh sebelumnya agar bisa ditonton tanpa koneksi internet selama penerbangan.
Kamu juga bisa mengunduh beberapa aplikasi permainan edukatif atau permainan sederhana yang sesuai dengan usia balita.
Gunakan headphone khusus untuk anak-anak agar suara dari perangkat elektronik tidak mengganggu penumpang lain.
Pastikan volume suara juga tidak terlalu keras agar tidak merusak pendengaran si kecil.
Meskipun teknologi bisa menjadi alat yang ampuh untuk menghibur balita, jangan hanya mengandalkannya.
Cobalah untuk membatasi waktu penggunaan perangkat elektronik dan selingi dengan aktivitas lain seperti membaca buku atau bermain dengan mainan.
Terlalu banyak waktu layar tidak baik untuk perkembangan anak, terutama saat mereka berada di lingkungan yang baru dan menarik seperti di dalam pesawat.