Akibatnya, kulit bisa menjadi semakin berminyak dan masalah jerawat justru bisa semakin parah.
Selain itu, terlalu sering mencuci muka juga bisa merusak skin barrier atau lapisan pelindung alami kulit, membuatnya lebih rentan terhadap iritasi, kemerahan, dan bakteri penyebab jerawat.
Lalu, seberapa sering idealnya kita mencuci muka?
Untuk sebagian besar orang, mencuci muka dua kali sehari sudah cukup, yaitu pada pagi hari setelah bangun tidur dan pada malam hari sebelum tidur.
Pada pagi hari, mencuci muka membantu menghilangkan sisa-sisa minyak dan sel kulit mati yang menumpuk semalaman.
Sedangkan pada malam hari, mencuci muka sangat penting untuk membersihkan semua kotoran, debu, polusi, sisa makeup, dan sunscreen yang menempel di wajah sepanjang hari.
Jika kamu berolahraga atau melakukan aktivitas yang membuatmu berkeringat banyak, kamu bisa mencuci muka sekali lagi setelahnya.
Namun, usahakan untuk tidak berlebihan dalam mencuci muka agar tidak merusak keseimbangan alami kulit.
2. Kesalahan #2: Menggunakan Air yang Terlalu Panas atau Terlalu Dingin
Suhu air yang kita gunakan saat mencuci muka juga bisa berpengaruh pada kesehatan kulit.
Banyak orang mungkin berpikir bahwa air panas lebih efektif dalam membersihkan kotoran dan minyak.
Namun, air yang terlalu panas justru bisa menghilangkan minyak alami kulit secara berlebihan, sama seperti mencuci muka terlalu sering.
Akibatnya, kulit bisa menjadi kering, tertarik, dan bahkan iritasi.
Selain itu, air panas juga bisa memperlebar pembuluh darah di wajah, yang bisa menyebabkan kemerahan, terutama pada kulit sensitif.
Di sisi lain, menggunakan air yang terlalu dingin mungkin terasa menyegarkan, tetapi tidak efektif dalam melarutkan minyak dan kotoran yang menempel di wajah.