a. Kurangi Frekuensi Mencuci Muka dan Pilih Pembersih yang Lebih Lembut
Langkah pertama yang paling penting adalah mengurangi frekuensi mencuci muka.
Meskipun terasa menyegarkan, usahakan untuk tidak mencuci muka lebih dari dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari.
Jika kamu merasa perlu menyegarkan wajah di siang hari, cukup bilas dengan air bersih tanpa menggunakan sabun.
Selain itu, ganti sabun wajahmu dengan pembersih yang lebih lembut dan tidak mengandung SLS (Sodium Lauryl Sulfate) atau bahan kimia keras lainnya yang bisa mengiritasi kulit.
Pilihlah pembersih yang berlabel "gentle cleanser", "hydrating cleanser", atau "soap-free".
Pembersih jenis balm atau oil cleanser juga bisa menjadi pilihan yang baik karena cenderung lebih lembut dan tidak menghilangkan minyak alami kulit secara berlebihan.
Perhatikan juga pH pembersih yang kamu gunakan.
Idealnya, pilihlah pembersih dengan pH yang mendekati pH alami kulit, yaitu sekitar 4.5-5.5.
b. Lembapkan Kulit dengan Produk yang Tepat
Setelah mencuci muka, jangan pernah melewatkan langkah yang satu ini: melembapkan kulit.
Pelembap berfungsi untuk mengembalikan kelembapan yang hilang dan membantu memperbaiki skin barrier kulit.
Pilihlah pelembap yang sesuai dengan jenis kulitmu dan mengandung bahan-bahan yang dapat menghidrasi dan menenangkan kulit kering, seperti:
- Humektan: Bahan yang menarik kelembapan dari udara ke dalam kulit, contohnya hyaluronic acid dan glycerin.
- Emolien: Bahan yang membantu menghaluskan dan melembutkan kulit, contohnya squalane dan ceramide.
- Oklusif: Bahan yang membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit untuk mencegah hilangnya kelembapan, contohnya shea butter dan petroleum jelly.
Aplikasikan pelembap segera setelah mencuci muka, saat kulit masih sedikit lembap.
Hal ini akan membantu mengunci kelembapan di dalam kulit.