KLIK SAJA - Pernah nggak sih kamu merasa dada sesak atau jantung berdebar lebih kencang saat lagi tegang atau emosi?
Ternyata, apa yang kita rasakan di pikiran dan hati kita punya pengaruh yang besar lho sama kesehatan organ vital yang satu ini.
Jantung kita bukan cuma sekadar pompa darah, tapi juga sangat sensitif terhadap gejolak emosi yang kita alami sehari-hari.
Mungkin kamu sering dengar kalau stres itu nggak baik buat jantung, tapi sebenarnya, semua jenis emosi, baik positif maupun negatif, bisa memberikan dampak pada kesehatan jantung kita.
Baca Juga: 3 Cara Mengelola Emosi untuk Mencegah Hipertensi
Nah, kali ini kita akan membahas tiga alasan utama mengapa emosi kita punya pengaruh yang begitu kuat terhadap kesehatan jantung.
Yuk, kita simak penjelasannya!
1. Alasan Pertama: Emosi Memicu Respons Stres yang Mempengaruhi Sistem Kardiovaskular
Salah satu alasan utama mengapa emosi kita sangat mempengaruhi kesehatan jantung adalah karena emosi, terutama emosi negatif seperti stres, marah, dan cemas, memicu respons stres dalam tubuh kita.
Ketika kita merasakan emosi-emosi tersebut, otak kita akan mengaktifkan sistem saraf simpatik, yang kemudian melepaskan hormon-hormon stres seperti adrenalin dan kortisol ke dalam aliran darah.
Pelepasan hormon-hormon ini menyebabkan serangkaian perubahan fisiologis dalam tubuh kita.
Detak jantung kita akan meningkat, tekanan darah kita bisa naik, dan pernapasan kita menjadi lebih cepat.
Selain itu, hormon stres juga dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, yang membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah.
Dalam jangka pendek, respons stres ini mungkin tidak terlalu berbahaya.