KLIK SAJA - Pernah nggak sih kamu merasa darah mendidih saat lagi kesal atau marah?
Rasanya jantung berdebar kencang, muka memerah, dan pengennya meledak aja.
Marah memang emosi yang wajar dialami oleh setiap orang.
Tapi, kalau kebiasaan marah ini sering terjadi dan nggak terkontrol, dampaknya bisa serius lho, terutama buat kesehatan tekanan darah kamu.
Tekanan darah tinggi atau hipertensi sering disebut sebagai "silent killer" karena seringkali nggak menunjukkan gejala, tapi bisa memicu berbagai masalah kesehatan serius seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal.
Baca Juga: 3 Alasan Mengapa Apel Hijau Harus Ada di Menu Sehari-hari Anda
Nah, salah satu faktor yang seringkali diabaikan tapi punya pengaruh besar terhadap tekanan darah adalah kebiasaan marah.
Marah yang berlebihan dan kronis bisa memicu pelepasan hormon stres yang dapat menyempitkan pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah.
Kabar baiknya, kebiasaan marah ini bisa diubah kok!
Dalam artikel ini, kita akan membahas tiga cara efektif yang bisa kamu lakukan untuk mengubah kebiasaan marah dan pada akhirnya membantu menurunkan tekanan darah tinggi kamu.
Yuk, simak baik-baik!
1. Cara Pertama: Mengenali Pemicu dan Merespons dengan Lebih Tenang
Langkah pertama untuk mengubah kebiasaan marah adalah dengan mengenali apa saja sih yang biasanya memicu kemarahan kamu.
Coba deh, perhatikan situasi, orang, atau bahkan pikiran apa saja yang seringkali membuat kamu naik pitam.