Siapa sih yang nggak kenal sama serpihan putih yang seringkali jatuh di bahu dan bikin kita jadi nggak percaya diri?
Ketombe ini bukan cuma masalah estetika aja lho, tapi juga masalah kesehatan kulit kepala.
Ketombe itu sebenarnya adalah pengelupasan kulit kepala yang berlebihan.
Normalnya, kulit kepala memang akan mengalami regenerasi sel kulit, tapi kalau terlalu sering menunda keramas, sel-sel kulit mati ini jadi menumpuk.
Nah, penumpukan sel kulit mati ini jadi makanan empuk buat jamur Malassezia, jamur alami yang sebenarnya ada di kulit kepala kita.
Jamur ini jadi berkembang biak dengan subur karena makanannya banyak.
Sebagai ‘balas jasa’, jamur ini menghasilkan asam oleat yang bisa mengiritasi kulit kepala.
Kulit kepala jadi meradang, gatal, dan akhirnya menghasilkan lebih banyak serpihan kulit mati.
Siklus ini terus berulang dan jadilah ketombe yang bikin kita nggak nyaman.
Belum lagi rasa gatalnya yang kadang bikin pengen garuk-garuk terus, kan malu kalau di tempat umum.
2. Kulit Kepala Berminyak? Lebay! Bisa Jadi Sarang Masalah Serius
Selain ketombe, dampak lain yang sering muncul akibat jarang keramas adalah kulit kepala jadi super berminyak.
Mungkin ada yang mikir, “Ah, rambutku justru kering kalau jarang keramas.”
Nah, itu mungkin jenis rambutnya memang kering.
Tapi, buat yang jenis rambutnya normal atau berminyak, jarang keramas bisa bikin kulit kepala jadi lebay berminyaknya.