Tips kedua untuk menguji ketulusan perhatian seseorang adalah dengan memperhatikan prioritas mereka.
Orang yang tulus memberikan perhatian padamu akan menjadikanmu sebagai salah satu prioritas dalam hidupnya, tentu dalam batasan yang wajar dan sehat.
Ini bukan berarti ia harus selalu mengutamakan kamu di atas segalanya, tapi ia akan menunjukkan bahwa kamu penting baginya dan ia bersedia meluangkan waktu dan energi untukmu.
Perhatikan, apakah ia selalu punya waktu untukmu meskipun ia sedang sibuk?
Apakah ia bersedia mengorbankan sedikit waktu luangnya untuk menemanimu atau membantumu?
Apakah ia mempertimbangkan pendapat dan perasaanmu dalam mengambil keputusan?
Perhatian yang tulus akan tercermin dari bagaimana seseorang memprioritaskan kamu dalam hidupnya.
Ia akan berusaha untuk selalu ada saat kamu membutuhkannya, meskipun itu berarti ia harus sedikit berkorban atau mengubah rencananya.
Ia akan mendengarkan pendapatmu dengan seksama dan mempertimbangkan perasaanmu sebelum mengambil keputusan yang mempengaruhi kalian berdua.
Sebaliknya, perhatian yang hanya sementara biasanya tidak disertai dengan prioritas yang jelas.
Orang yang memberikan perhatian sementara mungkin akan sangat ramah dan menyenangkan saat sedang bersamamu, tapi begitu kamu tidak ada di dekatnya, kamu seolah terlupakan begitu saja.
Kamu tidak masuk dalam daftar prioritasnya, dan ia tidak bersedia berkorban atau meluangkan waktu ekstra untukmu.
Ketika kamu membutuhkan bantuannya atau ingin menghabiskan waktu bersamanya, ia seringkali memberikan alasan sibuk atau tidak punya waktu.
Jadi, perhatikanlah prioritas seseorang dalam hidupnya.
Apakah kamu termasuk dalam daftar prioritasnya atau tidak?