Warna-warna ini memberikan kesan ruangan yang lapang, dingin, dan maskulin.
Kamu bisa aplikasikan warna-warna ini pada dinding, lantai, atau perabotan dapur.
Jangan takut bermain dengan tekstur, misalnya dinding bata ekspos atau dinding semen ekspos untuk tampilan yang lebih industrial.
Warna-warna cerah atau pastel sebaiknya dihindari ya, karena kurang cocok dengan gaya industrial yang kita inginkan.
2. Material Kayu dan Logam: Duo Material Utama Gaya Industrial
Kombinasi kayu dan logam adalah jantung dari gaya industrial.
Kayu memberikan sentuhan hangat dan alami, sementara logam memberikan kesan dingin dan modern.
Padukan kedua material ini secara harmonis untuk menciptakan dapur industrial yang seimbang.
Kamu bisa gunakan kayu untuk meja dapur, rak terbuka, atau lantai kayu.
Sedangkan logam bisa digunakan untuk rangka kursi bar, lampu gantung, atau aksesoris dapur.
Pilih kayu dengan finishing natural atau rustic untuk tampilan yang lebih otentik.
Untuk logam, pilih besi, baja, atau aluminium dengan finishing matte atau brushed untuk kesan industrial yang kuat.
3. Pencahayaan Terbuka dan Ekspos: Menonjolkan Elemen Industrial
Pencahayaan di dapur industrial biasanya terbuka dan ekspos, menonjolkan elemen-elemen industrial seperti pipa dan kabel.
Gunakan lampu gantung bergaya pabrik atau lampu sorot metalik sebagai penerangan utama di dapur.