Kalau dibiarkan terus menerus, dinding pembuluh darah bisa rusak, jadi kaku, dan akhirnya memicu berbagai komplikasi yang mengerikan.
Salah satu komplikasi hipertensi yang paling sering terjadi adalah penyakit jantung.
Tekanan darah tinggi memaksa jantung bekerja ekstra keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
Lama kelamaan, otot jantung bisa menebal dan kaku, yang ujung-ujungnya bisa menyebabkan gagal jantung.
Gagal jantung ini bukan main-main, bisa bikin sesak napas hebat, bengkak kaki, dan bahkan kematian mendadak.
Selain jantung, otak juga jadi sasaran empuk komplikasi hipertensi.
Pembuluh darah di otak yang rusak akibat tekanan darah tinggi bisa pecah atau tersumbat, menyebabkan stroke.
Stroke ini dampaknya bisa sangat parah, mulai dari kelumpuhan anggota tubuh, gangguan bicara, sampai kehilangan nyawa.
Ngeri banget kan?
Nggak cuma jantung dan otak, hipertensi juga bisa merusak ginjal.
Ginjal yang rusak nggak bisa lagi menyaring limbah dari darah dengan baik, yang akhirnya bisa menyebabkan gagal ginjal.
Kalau sudah gagal ginjal, cuci darah atau transplantasi ginjal jadi satu-satunya jalan keluar.
Kebayang nggak repotnya?
Komplikasi hipertensi nggak berhenti di situ saja.
Mata juga bisa kena imbasnya.