lifestyle

Alasan Kenapa Orang Berlomba-lomba Berbagi Makanan di Bulan Ramadan, Lengkap Landasan Fiqhnya

Rabu, 5 Maret 2025 | 11:15 WIB
ilustrasi pembagian takjil gratis di bulan Ramadan (artikula)

أَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ؟ قَالَ صَدَقَةٌ فِي رَمَضَانَ
"Sedekah apakah yang paling mulia?" Beliau menjawab: "Yaitu sedekah di bulan Ramadan."
(HR. Tirmidzi)

Sedekah di bulan Ramadan memiliki keutamaan yang lebih besar dibandingkan sedekah di bulan lainnya.

Hal ini disebabkan karena Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya.

Berbagi makanan, terutama saat berbuka puasa, adalah bentuk sedekah yang sangat dianjurkan.

Meneladani Rasulullah SAW dan Para Sahabat

Rasulullah SAW dan para sahabat adalah teladan dalam berbuat kebaikan, terutama di bulan Ramadan.

Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, dan kedermawanannya semakin meningkat di bulan Ramadan.

Beliau pun tidak hanya berbagi makanan, tetapi juga memberikan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Para sahabat juga mengikuti jejak Rasulullah SAW dalam berbuat kebaikan.

Misalnya, Abdullah bin Umar RA biasa berbuka puasa bersama orang-orang miskin dan anak yatim.

Hal ini menunjukkan bahwa berbagi makanan di bulan Ramadan adalah tradisi yang telah dicontohkan oleh generasi terbaik umat Islam.

Menjaga Silaturahmi dan Solidaritas Sosial

Berbagi makanan di bulan Ramadan juga dapat menjadi sarana untuk menjaga silaturahmi dan meningkatkan solidaritas sosial.

Maka dengan mengundang orang lain untuk berbuka bersama atau memberikan takjil gratis, kita bisa mempererat hubungan dengan tetangga, kerabat, dan masyarakat sekitar.

Hal ini sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama.

Halaman:

Tags

Terkini