Aktivitas kedua yang seru dan efektif buat mendorong anak berbicara lebih baik adalah bermain peran dan membuat cerita bersama boneka atau mainan.
Dunia anak-anak itu dunia imajinasi.
Mereka suka banget bermain peran, meniru karakter-karakter favorit, dan menciptakan dunia fantasi sendiri.
Nah, manfaatkan ‘kekuatan’ imajinasi anak ini buat ngelatih kemampuan bicara mereka lewat permainan peran dan bercerita.
Siapkan beberapa boneka, action figure, atau mainan lain yang disukai anak.
Ajak anak bermain peran dengan menggunakan mainan-mainan tersebut.
Misalnya, kamu bisa berperan sebagai dokter dan anak berperan sebagai pasien, atau kamu berperan sebagai penjual dan anak berperan sebagai pembeli.
Saat bermain peran, dorong anak untuk aktif berbicara dan berinteraksi denganmu.
Beri mereka kebebasan untuk menciptakan dialog sendiri, mengekspresikan emosi karakter, dan mengembangkan alur cerita sesuai imajinasi mereka.
Selain bermain peran, kamu juga bisa mengajak anak membuat cerita bersama dengan menggunakan mainan.
Misalnya, mulai cerita dengan kalimat pembuka yang menarik, lalu minta anak melanjutkan cerita tersebut dengan menggunakan mainan sebagai ‘aktor’ dalam cerita.
Bergantian dalam melanjutkan cerita dan saling menanggapi ide cerita masing-masing.
Aktivitas bermain peran dan bercerita ini ngebantu anak buat melatih kemampuan berbicara dalam berbagai konteks dan situasi.
Mereka belajar menggunakan bahasa untuk berinteraksi, bernegosiasi, dan mengekspresikan ide serta emosi dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.
Selain itu, aktivitas ini juga ngerangsang imajinasi, kreativitas, dan kemampuan storytelling anak.