Oleh karena itu, sampaikan permohonan bantuanmu dengan bahasa yang halus dan penuh hormat.
Gunakan kata-kata seperti “mohon”, “tolong”, “bisakah”, atau “sudikah” untuk menunjukkan kesopananmu.
Hindari penggunaan kalimat perintah seperti “Kamu harus bantu saya!” atau “Kamu wajib menolong saya!”.
Kalimat-kalimat seperti itu terdengar sangat tidak sopan dan justru akan membuat orang lain menjauhimu.
Selain itu, perhatikan juga intonasi suaramu saat menyampaikan permohonan bantuan.
Usahakan untuk berbicara dengan nada yang lembut dan ramah, bukan dengan nada tinggi atau ketus.
Ekspresi wajah yang ramah dan senyuman juga dapat menambah kesan sopan dalam permohonan bantuanmu.
Contoh penggunaan bahasa yang sopan: “Permisi, mohon maaf mengganggu waktumu. Bisakah kamu membantu saya sebentar untuk memindahkan коробка ini?”
Atau, “Selamat pagi, Bapak/Ibu. Saya ingin meminta tolong, sudikah Bapak/Ibu memberikan arahan mengenai cara menggunakan aplikasi ini?”
Dengan menggunakan bahasa yang sopan dan merendah, kamu menunjukkan bahwa kamu menghargai orang yang kamu mintai bantuan dan tidak merasa berhak untuk memerintah mereka.
3. Sampaikan Apresiasi dan Ucapan Terima Kasih: Tunjukkan Penghargaan
Setelah menyampaikan permohonan bantuan, jangan lupa untuk menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih.
Baik permohonan bantuanmu dikabulkan atau tidak, tetaplah berikan apresiasi atas waktu dan perhatian yang telah mereka berikan.
Mengucapkan terima kasih adalah bentuk penghargaan atas kesediaan orang lain untuk mendengarkan permohonanmu, walaupun mungkin mereka tidak dapat atau tidak bersedia membantumu saat itu.
Jika permohonan bantuanmu dikabulkan, ucapan terima kasih tentu menjadi hal yang wajib.