Cara ketiga yang tak kalah penting adalah memilih waktu dan orang yang tepat untuk meminta bantuan.
Meminta bantuan bukanlah tindakan yang bisa dilakukan kapan saja dan kepada siapa saja.
Ada seni tersendiri dalam memilih waktu dan orang yang tepat agar permohonan bantuan Anda diterima dengan baik dan justru mempererat hubungan.
Perhatikan waktu yang tepat.
Jangan meminta bantuan ketika orang yang ingin Anda mintai bantuan sedang sibuk, stres, atau menghadapi masalah pribadi.
Pilihlah waktu ketika mereka sedang santai, memiliki waktu luang, dan dalam suasana hati yang baik.
Meminta bantuan di waktu yang tidak tepat bisa membuat orang merasa terbebani atau bahkan kesal.
Akibatnya, permohonan bantuan Anda mungkin akan ditolak atau bahkan merusak hubungan yang sudah ada.
Selain waktu, memilih orang yang tepat juga sangat penting.
Pertimbangkan keahlian, pengalaman, dan minat orang yang ingin Anda mintai bantuan.
Mintalah bantuan kepada orang yang memang memiliki kompetensi di bidang yang Anda butuhkan.
Misalnya, jika Anda membutuhkan bantuan terkait masalah keuangan, mintalah bantuan kepada teman yang ahli dalam bidang keuangan atau perencana keuangan.
Meminta bantuan kepada orang yang tepat tidak hanya akan meningkatkan kemungkinan permohonan bantuan Anda dikabulkan, tetapi juga menunjukkan bahwa Anda menghargai keahlian dan pendapat mereka.
Ini akan membuat mereka merasa dihormati dan dihargai, yang pada akhirnya akan mempererat hubungan baik di antara Anda.
Jadi, selalu ingat untuk mempertimbangkan waktu dan orang yang tepat sebelum Anda mengajukan permohonan bantuan.