Mungkin ini bagian yang paling susah buat sebagian orang, terutama yang introvert.
Tapi, percayalah, kebanyakan orang di acara networking itu juga sama-sama pengen networking kok.
Mereka juga dateng buat ketemu orang baru dan memperluas jaringan kontak.
Jadi, nggak perlu takut atau minder buat nyapa duluan.
Gunakan icebreaker yang simple dan engaging buat memulai percakapan.
Misalnya, kamu bisa komentar soal acaranya: “Acara ini keren banget ya? Speaker-nya tadi insightful banget!” atau “Ramai banget ya acaranya hari ini? Kamu udah sering ikut acara networking kayak gini?”.
Atau, kamu bisa bertanya soal pekerjaan atau industri mereka: “Kerja di bidang apa nih? Menarik banget kedengarannya!” atau “Industri [sebutkan industri mereka] lagi hot banget ya sekarang? Ada project seru apa nih belakangan?”.
Yang penting, pertanyaan atau komentar kamu relevan sama acara atau konteks networking, dan membuka peluang untuk percakapan lebih lanjut.
Setelah berhasil memulai percakapan, jadilah pendengar yang baik dan tunjukkan minat yang tulus sama lawan bicara kamu.
Dengarkan cerita mereka dengan seksama, ajukan pertanyaan lanjutan yang relevan, dan berikan feedback atau komentar yang positif.
Jangan cuma fokus ngomongin diri sendiri atau promosi skill dan pencapaian kamu doang.
Tunjukkan bahwa kamu beneran tertarik sama mereka sebagai individu, bukan cuma sebagai ‘kontak’ potensial.
Jangan lupa smile, kontak mata, dan bahasa tubuh yang terbuka.
Bahasa tubuh non-verbal ini penting banget buat nunjukkin bahwa kamu friendly, approachable, dan enjoy ngobrol sama mereka.
Kalau kamu keliatan awkward, tegang, atau nggak tertarik, orang juga jadi males buat lanjutin percakapan sama kamu.