Yang penting, komunikasi kita relevan dan bernilai, bukan cuma basa-basi nggak jelas.
Misalnya, kalau kontak profesional kita adalah seorang digital marketer, kita bisa share artikel atau podcast terbaru tentang digital marketing yang mungkin menarik buat mereka.
Atau, kalau kontak kita punya bisnis coffee shop, kita bisa kirim review positif tentang coffee shop mereka di media sosial atau sekadar mention mereka saat lagi ngopi di sana.
Komunikasi yang relevan dan bernilai menunjukkan bahwa kita aware sama minat dan passion mereka, dan kita beneran peduli sama mereka sebagai individu, bukan cuma sebagai ‘alat’ untuk mencapai tujuan kita.
Dengan menjaga komunikasi yang rutin dan relevan, kita akan membangun hubungan yang lebih genuine dan langgeng dengan kontak profesional kita.
Mereka akan merasa dihargai, diperhatikan, dan lebih willing buat bantu kita kapanpun kita butuh.
2. Tawarkan Bantuan dan Dukungan, Jadilah Sumber Daya yang Berharga
Tips kedua yang nggak kalah penting adalah tawarkan bantuan dan dukungan, jadilah sumber daya yang berharga bagi jaringan profesional kita.
Hubungan yang baik itu bukan cuma soal menerima, tapi juga soal memberi.
Jangan cuma nungguin bantuan dari kontak profesional kita, tapi jadilah orang yang proaktif menawarkan bantuan dan dukungan kepada mereka.
Tunjukkan bahwa kita nggak cuma selfish dan mikirin diri sendiri, tapi juga peduli sama kesuksesan dan kebahagiaan orang lain.
Bentuk bantuan dan dukungan yang bisa kita berikan itu macem-macem.
Bisa berupa bantuan skill atau keahlian kita, koneksi atau relasi yang kita punya, informasi atau insight yang bermanfaat, atau bahkan sekadar dukungan moral dan semangat.
Misalnya, kalau kontak profesional kita lagi kesulitan nyari designer untuk website bisnis mereka, kita bisa tawarin bantuan kalau kita punya skill desain atau merekomendasikan designer lain dari jaringan kita.
Atau, kalau kontak kita lagi mau launching produk baru, kita bisa bantu promote produk mereka di media sosial kita atau kasih feedback yang konstruktif tentang produk mereka.