lifestyle

3 Cara Efektif Mengomunikasikan Beban Kerja ke Atasan

Kamis, 19 Juni 2025 | 06:09 WIB
3 Cara Efektif Mengomunikasikan Beban Kerja ke Atasan (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

Misalnya, “Pak/Bu, untuk meringankan beban kerja saya, mungkin beberapa tugas administrative bisa didelegasikan ke staf administrasi atau intern?”

Kedua, prioritisasi tugas.

Minta bantuan atasan untuk menentukan prioritas tugas-tugas kamu.

Tanyakan tugas mana yang paling urgent dan penting untuk diselesaikan duluan, dan tugas mana yang bisa ditunda atau di reschedule.

Misalnya, “Pak/Bu, dari sekian banyak tugas yang ada, bisakah Bapak/Ibu membantu saya menentukan prioritas mana yang harus saya kerjakan terlebih dahulu?”

Ketiga, revisi deadline.

Jika deadline yang diberikan terlalu mepet dan tidak realistis dengan beban kerja yang ada, jangan ragu untuk mengajukan revisi deadline yang lebih reasonable.

Sampaikan alasan yang jelas dan logis kenapa kamu membutuhkan waktu tambahan.

Misalnya, “Pak/Bu, dengan mempertimbangkan volume dan kompleksitas tugas ini, apakah memungkinkan jika deadline bisa diundur sedikit, misalnya sampai akhir minggu depan?”

Keempat, permintaan resource tambahan.

Jika beban kerja kamu meningkat karena ada project baru atau scope pekerjaan yang bertambah, minta tambahan resource yang bisa membantu kamu menyelesaikan pekerjaan dengan lebih efisien.

Misalnya, permintaan software atau tools baru, training untuk meningkatkan skill, atau bantuan tenaga freelance untuk task-task tertentu.

Misalnya, “Pak/Bu, untuk mendukung penyelesaian project baru ini, apakah memungkinkan jika tim kami mendapatkan akses ke software [nama software] atau training khusus untuk skill [nama skill]?”

Usulkan solusi secara konstruktif dan profesional.

Tunjukkan bahwa kamu sudah memikirkan berbagai alternatif solusi dan siap berkolaborasi dengan atasan untuk mencari jalan keluar yang terbaik.

Halaman:

Tags

Terkini