Yuk, langsung aja kita simak satu per satu biar kamu makin siap menghadapi pekerjaan baru dengan kepala dingin dan hati yang happy!
Pembahasan
1. Terjebak dalam Nostalgia “Kantor Lama”: Membandingkan Terus Menerus dengan Tempat Kerja Sebelumnya
Kesalahan emosional pertama yang paling sering menjangkiti para newbie di kantor baru adalah terjebak dalam nostalgia “kantor lama”.
Ini nih yang namanya “move on gagal” dari pekerjaan sebelumnya.
Biasanya, orang yang terjebak nostalgia ini akan terus menerus membandingkan segala sesuatu di kantor baru dengan kantor lama.
Mulai dari fasilitas kantor, suasana kerja, gaya kepemimpinan atasan, sampai kebiasaan ngopi bareng teman-teman kantor.
“Duh, kantin di sini nggak seenak kantin kantor lama ya…”
“Atasan di sini kok beda banget sama bosku dulu, lebih strict lagi…”
“Temen-temen kantor di sini kayaknya lebihIndividualistis ya, nggak serame di kantor lama…”
Kalimat-kalimat perbandingan ini mungkin terdengar sepele, tapi kalau terus menerus diulang-ulang dalam pikiran, bisa jadi racun yang merusak semangat dan motivasi kita di kantor baru.
Membandingkan kantor baru dengan kantor lama memang manusiawi, apalagi kalau kita punya kenangan indah di tempat kerja sebelumnya.
Tapi, terlalu fokus pada perbandingan justru bikin kita sulit move on dan membuka diri terhadap hal-hal baru di lingkungan kerja yang baru.
Setiap tempat kerja pasti punya keunikan dan karakteristik masing-masing.
Nggak ada kantor yang sempurna, dan nggak ada kantor yang benar-benar sama persis dengan kantor lainnya.