KLIK SAJA - Siapa sih yang nggak suka ngobrol?
Terlebih lagi saat kita berinteraksi dengan orang lain, pasti ada banyak yang nggak diucapkan, tapi bisa dipahami lewat bahasa tubuh.
Meskipun banyak orang berpikir komunikasi itu cuma soal kata-kata, sebenarnya bahasa tubuh juga punya peran yang nggak kalah penting.
Nah, dalam artikel ini, kita bakal bahas tentang perbedaan bahasa tubuh baik dan buruk yang bisa memengaruhi interaksi kita sehari-hari.
Ada banyak hal yang bisa dilihat dari cara kita bergerak, melihat, atau bahkan posisi tubuh saat berbicara.
Baca Juga: 3 Kesalahan Umum dalam Bahasa Tubuh yang Harus Dihindari untuk Menunjukkan Kepercayaan Diri
Bahasa tubuh yang baik bisa bikin komunikasi lebih lancar dan terasa nyaman. Sebaliknya, bahasa tubuh yang buruk malah bisa bikin orang lain merasa nggak nyaman atau bahkan salah paham.
Penasaran apa aja sih perbedaannya? Yuk, simak!
1. Posisi Tubuh yang Terbuka vs Tertutup
Saat kita berkomunikasi, posisi tubuh kita bisa memberikan kesan pertama yang besar.
Posisi tubuh yang terbuka, misalnya dengan menyilangkan tangan atau duduk dengan tubuh menghadap orang yang diajak bicara, menunjukkan bahwa kita terbuka dan tertarik dengan percakapan tersebut.
Orang yang punya bahasa tubuh yang baik biasanya menunjukkan rasa percaya diri dengan cara duduk tegak dan tidak menyilangkan tangan atau kaki. Ini menunjukkan bahwa mereka mendengarkan dengan penuh perhatian dan nggak punya halangan atau keraguan dalam komunikasi.
Namun, kalau posisi tubuh kita tertutup, seperti menyilangkan tangan atau kaki, itu bisa memberi kesan kita sedang merasa tertekan atau tidak nyaman.
Hal ini bisa menandakan ketidakpercayaan atau sikap defensif yang secara tidak langsung mempengaruhi interaksi dengan orang lain.