Fitur ini bisa sangat membantu, terutama kalau kamu baru mulai menabung dan butuh sedikit dorongan ekstra untuk memotivasi diri agar tetap menabung.
Pilih aplikasi yang sesuai dengan tujuan keuangan kamu, apakah untuk menabung jangka pendek, liburan, atau bahkan dana darurat.
Dengan aplikasi yang tepat, menabung jadi lebih mudah dan tidak memakan banyak waktu.
2. Tentukan Tujuan Menabung dan Bagi Keuangan dengan Bijak
Setelah memilih aplikasi, hal berikutnya yang perlu kamu lakukan adalah menentukan tujuan menabung.
Menentukan tujuan akan membantu kamu untuk lebih fokus dan disiplin dalam menabung.
Misalnya, kamu bisa menentukan target untuk menabung dana darurat, uang untuk liburan, atau membeli barang impian.
Dengan adanya tujuan yang jelas, kamu bisa lebih mudah mengontrol pengeluaran dan menyisihkan uang sesuai dengan kebutuhan.
Selain itu, penting juga untuk membagi keuangan dengan bijak.
Kamu bisa membuat anggaran bulanan yang memisahkan uang untuk kebutuhan sehari-hari, tabungan, dan hiburan.
Pastikan kamu tetap realistis dalam menentukan jumlah yang ingin kamu tabung setiap bulan.
Mulailah dengan jumlah kecil terlebih dahulu, lalu secara bertahap tingkatkan jumlahnya seiring waktu.
Kalau kamu sudah terbiasa dengan pola ini, menabung tidak akan terasa memberatkan.
Selain itu, banyak aplikasi soft saving yang menawarkan fitur round-up, di mana setiap transaksi yang kamu lakukan akan dibulatkan ke angka terdekat dan sisanya langsung masuk ke tabungan.
Misalnya, jika kamu membeli kopi seharga Rp20.000, aplikasi akan membulatkan harga tersebut menjadi Rp25.000, dan selisih Rp5.000 akan langsung masuk ke tabungan kamu.
Dengan cara ini, kamu bisa menabung tanpa merasa terlalu terbebani.