KLIK SAJA - Generasi Z, yang terdiri dari mereka yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, sekarang sedang memasuki dunia kerja dan semakin sadar akan pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak.
Namun, berbeda dengan generasi sebelumnya, Gen Z lebih terbiasa dengan teknologi dan segala sesuatu yang serba praktis.
Nah, salah satu konsep yang semakin banyak dibicarakan adalah “soft saving.”
Kamu mungkin pernah mendengar istilah ini, tapi apakah kamu benar-benar paham apa itu soft saving?
Di artikel ini, kita akan bahas tiga cara yang bisa digunakan Gen Z untuk mulai menggunakan soft saving dengan lebih cerdas dan praktis.
Baca Juga: Soft Saving vs. Tabungan Tradisional: Apa Bedanya?
1. Memanfaatkan Aplikasi Keuangan untuk Mengatur Pengeluaran
Cara pertama yang bisa dilakukan oleh Gen Z untuk mulai menggunakan soft saving adalah dengan memanfaatkan aplikasi keuangan.
Di era digital ini, banyak banget aplikasi keuangan yang bisa membantu kamu memantau pengeluaran dan menyisihkan uang secara otomatis.
Aplikasi seperti ini memungkinkan kamu untuk mengatur budget harian atau bulanan dan memonitor pemasukan serta pengeluaran dengan mudah.
Selain itu, ada banyak aplikasi yang memungkinkan kamu untuk menabung secara otomatis.
Misalnya, aplikasi yang mengatur agar setiap transaksi yang kamu lakukan dibulatkan ke angka terdekat dan selisihnya langsung ditabung.
Dengan cara ini, kamu nggak akan merasa terbebani karena uang yang disisihkan nggak terasa banyak.
Ini adalah bentuk soft saving yang cocok banget untuk Gen Z yang ingin menabung tanpa harus merasa tertekan.