lifestyle

3 Dampak Cancel Culture terhadap Remaja

Selasa, 17 Juni 2025 | 09:44 WIB
3 Dampak Cancel Culture terhadap Remaja (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

KLIK SAJA - Di dunia digital saat ini, kita pasti sering mendengar istilah cancel culture, yang sering muncul di media sosial.

Fenomena ini menciptakan banyak kontroversi, terutama di kalangan remaja yang sangat aktif di platform seperti Twitter, Instagram, dan TikTok.

Tapi, apa sebenarnya cancel culture itu dan mengapa bisa berpengaruh besar terhadap remaja?

Secara sederhana, cancel culture adalah ketika sekelompok orang memutuskan untuk menghukum seseorang yang dianggap melakukan kesalahan besar.

Biasanya, hukuman ini berupa pemboikotan atau penghapusan eksistensi seseorang di dunia maya.

Baca Juga: 3 Cara Menghadapi Cancel Culture

Dengan kata lain, mereka yang terlibat dalam cancel culture akan berusaha untuk "menghapus" individu yang dianggap salah dengan cara menyerang reputasinya.

Di kalangan remaja, hal ini menjadi masalah yang semakin besar.

Ada beberapa alasan mengapa cancel culture bisa memberi dampak yang cukup kuat, bahkan merugikan bagi remaja.

Dalam artikel ini, kita akan membahas tiga dampak utama dari cancel culture terhadap remaja.

1. Dampak Psikologis yang Mendasar

Salah satu dampak utama dari cancel culture terhadap remaja adalah tekanan psikologis yang besar.

Remaja, dengan segala perasaan sensitif mereka, sangat rentan terhadap kritik.

Mereka mungkin merasa dihukum atau dihakimi secara berlebihan hanya karena melakukan kesalahan kecil yang dianggap tidak sesuai dengan standar masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini