Saat kamu merasa suasana lagi nyaman, ini adalah waktu yang baik buat bicara.
Jadi, jangan buru-buru dan pastikan kondisi mendukung agar kamu bisa menyampaikan perasaan dengan baik.
2. Gunakan Pendekatan yang Empatik
Cara kedua adalah dengan menggunakan pendekatan yang empatik.
Jadi, alih-alih langsung bilang bahwa temanmu terlalu banyak berbagi, coba deh mulai dengan berbicara tentang perasaanmu sendiri.
Misalnya, kamu bisa bilang, "Aku paham kalau kamu ingin berbagi, dan aku menghargai itu banget."
Lalu lanjutkan dengan, "Tapi kadang aku merasa overwhelmed ketika banyak banget hal pribadi yang dibagikan ke orang banyak, dan itu bikin aku sedikit nggak nyaman."
Dengan pendekatan ini, kamu lebih fokus ke perasaanmu, bukan langsung menyalahkan temannya.
Gunakan kata-kata yang nggak terkesan menghakimi atau menyerang, supaya temanmu nggak merasa disudutkan.
Jadi, mereka bisa lebih terbuka untuk mendengarkan dan mungkin menyadari perasaanmu.
Pendekatan empatik ini penting banget supaya temanmu nggak merasa dihakimi, melainkan lebih dimengerti.
3. Ajak Teman untuk Menyadari Batasan Pribadi
Langkah terakhir adalah mengajak temanmu untuk sama-sama menyadari tentang pentingnya batasan pribadi.
Seringkali, orang nggak sadar bahwa berbagi terlalu banyak bisa mengganggu atau bahkan merusak privasi mereka sendiri.
Nah, kamu bisa mengajak temanmu untuk berdiskusi tentang batasan-batasan yang sebaiknya ada di media sosial.