Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa dari tahun ke tahun.
Bayangin aja, harga barang sehari-hari yang dulu hanya beberapa ribu, sekarang bisa naik jadi dua kali lipat.
Tanpa investasi, nilai uang yang kamu punya akan terus tergerus oleh inflasi.
Misalnya, jika kamu cuma menabung di bank, suku bunga yang kamu dapatkan sering kali tidak cukup untuk mengimbangi inflasi.
Sebagai contoh, kalau inflasi 3% per tahun, tapi bunga tabungan hanya 2%, berarti uang kamu sebenarnya berkurang nilainya setiap tahun.
Nah, investasi seperti saham, obligasi, atau properti bisa membantu nilai uang kamu tetap berkembang dan bahkan mengalahkan laju inflasi.
Dengan cara ini, kamu bisa menjaga daya beli dan menghindari kerugian yang disebabkan oleh inflasi.
3. Meningkatkan Kesejahteraan Jangka Panjang
Alasan ketiga kenapa investasi itu penting adalah karena bisa meningkatkan kesejahteraan kamu dalam jangka panjang.
Investasi itu bukan cuma soal keuntungan instan atau keuntungan jangka pendek.
Tapi, lebih ke membangun kekayaan dalam waktu yang lama.
Misalnya, kamu mulai investasi sejak muda, dan secara rutin menambah porsi investasi kamu setiap bulan.
Dengan waktu yang cukup lama, misalnya 10 atau 20 tahun, kamu bisa melihat bagaimana investasi itu memberikan hasil yang signifikan.
Karena kalau kamu mulai lebih awal, kamu juga punya lebih banyak waktu untuk menghadapi fluktuasi pasar dan memperoleh keuntungan maksimal.
Selain itu, berinvestasi juga membuka kesempatan untuk memiliki aset yang bernilai tinggi, seperti properti atau saham-saham besar yang nilainya terus berkembang.
Dengan begitu, kamu nggak cuma mempertahankan nilai uang kamu, tetapi juga bisa memperkaya diri kamu dalam jangka panjang.