KLIK SAJA - Di zaman serba digital seperti sekarang, hampir semua informasi ada dalam genggaman tangan.
Mulai dari berita terbaru, update teman-teman di media sosial, hingga berbagai artikel yang bertebaran di internet, semua mudah diakses kapan saja dan di mana saja.
Bagi banyak orang, terutama remaja, hal ini mungkin terasa seperti berkah, tetapi tanpa disadari, kebanjiran informasi ini juga bisa membawa dampak buruk, terutama pada kesehatan mental.
Kelebihan informasi atau information overload adalah kondisi di mana seseorang merasa tertekan karena terlalu banyaknya informasi yang masuk.
Baca Juga: 3 Cara Mengelola Informasi Agar Tidak Stres
Pernah merasa kewalahan saat membuka aplikasi media sosial atau situs berita yang terus menerus mengalirkan berbagai informasi?
Nah, itulah yang terjadi ketika otak kita kesulitan untuk memproses segala hal yang kita terima dalam waktu singkat.
Bagi remaja, yang tengah berada di tahap pembentukan identitas diri, kelebihan informasi bisa berdampak sangat besar.
Lalu, apa saja dampak negatif yang bisa ditimbulkan oleh kelebihan informasi terhadap kesehatan mental remaja?
Simak penjelasannya di bawah ini!
1. Stres dan Kecemasan Berlebih
Ketika remaja terus-menerus terpapar oleh berbagai informasi dari media sosial, berita, atau aplikasi lainnya, mereka bisa mulai merasa cemas.
Tidak jarang, informasi yang mereka terima berkaitan dengan masalah besar di dunia, seperti perubahan iklim, masalah sosial, atau konflik politik yang menambah beban pikiran.
Ditambah dengan berita-berita negatif yang terus menghiasi timeline mereka, remaja bisa merasa dunia ini penuh dengan ancaman dan ketidakpastian.
Semua kecemasan ini mengarah pada peningkatan stres yang bisa mempengaruhi kesehatan mental mereka dalam jangka panjang.