Dengan cara ini, kamu bisa mengontrol kapan dan seberapa banyak informasi yang ingin kamu konsumsi.
Selain itu, coba untuk nggak membuka media sosial atau mengecek berita secara terus-menerus.
Cobalah untuk memberi jeda beberapa jam agar otak kamu bisa beristirahat dan nggak terpapar dengan informasi yang terlalu banyak dalam waktu singkat.
Hal ini bisa membantu kamu untuk tetap tenang dan mengurangi perasaan cemas yang sering muncul akibat berita atau informasi yang berlebihan.
2. Pilih Sumber Informasi yang Positif dan Terpercaya
Bukan hanya waktu yang penting, tapi juga kualitas informasi yang kita terima.
Di zaman sekarang, informasi itu bisa datang dari mana saja, dan nggak semua informasi yang kita terima itu benar atau bermanfaat.
Beberapa sumber informasi mungkin hanya membuat kita lebih cemas, tertekan, atau bahkan bingung.
Oleh karena itu, penting untuk memilih sumber informasi yang positif dan dapat dipercaya.
Kamu bisa mulai memilih sumber berita atau media sosial yang lebih konstruktif, seperti yang menyediakan informasi yang mendidik, menginspirasi, atau memberikan solusi terhadap masalah tertentu.
Misalnya, kalau kamu suka membaca berita, coba pilih situs yang fokus pada hal-hal positif, seperti perkembangan ilmu pengetahuan, prestasi, atau hal-hal yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dengan cara ini, kamu nggak hanya mengurangi paparan informasi yang berpotensi merugikan kesehatan mental, tetapi juga memperkaya diri dengan informasi yang lebih bermanfaat.
Selain itu, pilih sumber informasi yang terpercaya dan valid.
Kalau kamu terus-menerus mengonsumsi informasi dari sumber yang nggak jelas, kamu bisa terjebak dalam informasi yang menyesatkan atau bahkan hoaks.
Menjaga kualitas informasi yang kita konsumsi sangat penting untuk menjaga kesehatan mental kita agar tetap stabil.
3. Ciptakan Waktu Tanpa Teknologi untuk Diri Sendiri
Terkadang, kita merasa terikat dengan teknologi dan informasi sepanjang waktu, sampai-sampai kita lupa untuk memberi waktu untuk diri sendiri.