Karena biasanya lantai rumah akan lebih basah dari biasanya setelah banjir, alat pel dengan kain mikrofiber atau kain lainnya yang cepat menyerap air akan sangat membantu.
Selain itu, alat pel yang baik juga bisa menghindari lantai cepat rusak karena kelembapan yang terlalu lama.
Dengan sapu dan pel yang tepat, rumahmu akan lebih mudah dibersihkan dan jauh dari kotoran yang bisa menyebabkan penyakit.
2. Kipas Angin atau Mesin Pengering Udara
Setelah membersihkan lantai dan dinding, tahap selanjutnya adalah pengeringan.
Pasca banjir, kelembapan di dalam rumah bisa sangat tinggi, dan kalau nggak segera diatasi, itu bisa memicu jamur dan bakteri.
Kipas angin atau mesin pengering udara jadi alat kedua yang wajib ada.
Kipas angin membantu udara di dalam ruangan berputar dengan baik, sehingga membantu mempercepat proses pengeringan.
Selain itu, mesin pengering udara juga sangat efektif untuk mengurangi kelembapan di dalam rumah.
Kelembapan yang berlebihan bisa membuat bahan-bahan rumah seperti kayu, kain, atau karpet menjadi mudah rusak atau berjamur.
Jadi, pastikan kamu punya alat pengering yang cukup, terutama jika rumahmu cukup luas atau banyak perabotan yang terendam air.
Dengan menggunakan kipas atau mesin pengering udara, rumahmu bisa lebih cepat kering dan bebas dari risiko kerusakan akibat jamur.
3. Desinfektan dan Cairan Pembersih
Selain kotoran dan lumpur, banjir juga seringkali membawa bakteri dan virus yang bisa membahayakan kesehatan.
Karena itu, desinfektan dan cairan pembersih jadi peralatan ketiga yang nggak boleh ketinggalan.
Setelah membersihkan kotoran kasar dan mengeringkan rumah, langkah selanjutnya adalah mensterilkan seluruh area dengan cairan desinfektan.
Gunakan cairan pembersih yang khusus untuk membunuh bakteri, virus, dan kuman di berbagai permukaan, terutama yang terkena air banjir.