Perabotan yang terbuat dari kayu atau rotan, misalnya, bisa menyerap air dengan cepat, yang membuatnya lebih rentan terhadap jamur atau pembusukan.
Setelah menilai kerusakan, langkah selanjutnya adalah menghilangkan kotoran yang menempel.
Jika perabotan seperti meja atau kursi terendam lumpur, Anda harus membersihkan permukaannya terlebih dahulu menggunakan kain basah untuk menghilangkan lumpur atau kotoran lain yang menempel.
Lakukan pembersihan dengan lembut agar tidak merusak permukaan perabotan.
Untuk perabot berbahan kain seperti sofa, Anda bisa menggunakan sapu atau vakum untuk mengangkat debu dan kotoran yang menempel.
Proses ini penting agar perabotan bisa dibersihkan dengan baik dan siap untuk tahap berikutnya.
2. Cuci dan Sterilkan dengan Sabun atau Cairan Pembersih
Setelah menghilangkan kotoran kasar, langkah berikutnya adalah mencuci dan mensterilkan perabotan rumah Anda.
Jika perabotan terbuat dari bahan kain atau upholstery, cucilah dengan air hangat dan sabun lembut.
Pastikan Anda menggunakan deterjen yang tidak merusak serat kain.
Jika memungkinkan, perabotan seperti karpet atau tirai sebaiknya dibawa ke jasa pencucian profesional yang memiliki pengalaman membersihkan barang-barang yang terkena air banjir.
Namun, jika Anda memutuskan untuk membersihkannya sendiri, pastikan air yang digunakan cukup hangat, dan gunakan sikat lembut untuk membersihkan noda atau kotoran yang tertinggal.
Untuk perabotan berbahan kayu atau rotan, cukup gunakan kain lembap yang dibasahi dengan air sabun ringan.
Hindari menggunakan air yang terlalu banyak karena dapat merusak material kayu yang menyerap kelembapan.
Jangan lupa untuk mensterilkan perabotan menggunakan cairan pembersih berbahan dasar disinfektan.
Hal ini penting untuk menghindari risiko jamur dan bakteri yang bisa berkembang setelah perabotan terendam air banjir.