Untuk mengurangi dampak tersebut, cobalah melakukan teknik pernapasan dalam.
Caranya cukup mudah, kok.
Cobalah duduk atau berbaring dengan posisi nyaman, lalu tarik napas dalam-dalam melalui hidung selama 4 detik.
Tahan selama 4 detik, kemudian hembuskan napas perlahan-lahan melalui mulut selama 6 detik.
Baca Juga: 3 Alasan Mengapa Overthinking Membuat Kita Sulit Tidur dan Solusinya
Ulangi beberapa kali hingga tubuh mulai merasa lebih rileks.
Selain pernapasan dalam, teknik relaksasi lain yang bisa dicoba adalah Progressive Muscle Relaxation (PMR).
Dengan PMR, kamu bisa mulai menegangkan otot-otot tubuh, seperti otot tangan, kaki, dan wajah, lalu secara perlahan melepaskan ketegangan tersebut.
Teknik ini nggak hanya menenangkan tubuh, tapi juga bisa membantu kamu untuk mengalihkan perhatian dari pikiran yang mengganggu.
Baca Juga: 3 Tips Sederhana untuk Menghindari Pikiran Negatif Sebelum Tidur
Dengan rutin melakukan teknik relaksasi, kamu akan mulai merasakan dampaknya pada kualitas tidurmu.
2. Menulis Pikiran untuk Mengosongkan Kepala
Cara kedua yang bisa membantu mengatasi overthinking adalah dengan menulis.
Kadang-kadang, ketika kita terjebak dalam pikiran yang berputar-putar, kita nggak bisa tidur karena kita terus berpikir tentang masalah atau kekhawatiran tertentu.
Salah satu cara yang efektif untuk mengurangi overthinking adalah dengan menulis semua pikiran yang ada di kepala.
Cobalah untuk menulis apa pun yang kamu pikirkan, baik itu tentang pekerjaan, hubungan, atau hal-hal kecil lainnya.