KLIK SAJA - Pernah nggak sih kamu merasa, “Wah, saya perlu memberi penghargaan untuk diri sendiri setelah kerja keras seharian”?
Atau mungkin kamu lebih sering berpikir, “Aduh, kayaknya saya butuh sesuatu yang menyenangkan buat diri saya sekarang”?
Kedua hal ini—self reward dan hedonisme—seringkali muncul dalam percakapan sehari-hari.
Namun, banyak orang belum terlalu memahami perbedaan mendalam antara keduanya.
Baca Juga: 3 Alasan Mengapa Self Reward Lebih Sehat daripada Hedonisme dalam Kehidupan Sehari-hari
Mungkin kamu merasa bingung, kenapa self reward bisa lebih baik daripada hedonisme, atau sebaliknya, apakah keduanya memang punya dampak positif bagi kehidupan kita.
Di artikel ini, kita akan bahas secara mendalam tentang apa itu self reward dan hedonisme, dan bagaimana keduanya berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari.
Yuk, simak!
1. Apa Itu Self Reward?
Self reward, atau penghargaan diri, adalah konsep di mana kita memberi hadiah kepada diri sendiri setelah berhasil mencapai suatu tujuan atau menyelesaikan tugas yang berat.
Tujuannya bukan untuk menyenangkan diri tanpa alasan, tetapi lebih kepada pengakuan terhadap pencapaian yang telah kita raih.
Baca Juga: 3 Cara Membedakan Self Reward dan Hedonisme dalam Pengambilan Keputusan
Misalnya, setelah berhasil menyelesaikan proyek besar di kantor, kamu memberi diri waktu untuk bersantai dengan menonton film atau pergi makan di tempat yang kamu suka.
Penghargaan diri seperti ini mendorong kita untuk merasa dihargai atas usaha yang telah dilakukan, sekaligus memberi motivasi agar terus berusaha dan bekerja keras untuk pencapaian-pencapaian lainnya.
Selain itu, self reward bisa dilakukan dengan cara yang sehat dan bermanfaat, seperti berolahraga, melakukan hobi yang menyenangkan, atau menghabiskan waktu dengan keluarga.