Sebagian besar bank atau lembaga keuangan biasanya meminta uang muka sekitar 15% hingga 30% dari harga rumah.
Misalnya, jika harga rumah yang kamu incar sekitar 500 juta, berarti uang muka yang perlu kamu siapkan sekitar 75 juta hingga 150 juta.
Setelah mengetahui jumlah uang muka yang dibutuhkan, kamu bisa mulai menyusun rencana dan membuat anggaran bulanan.
Dengan memiliki angka yang jelas, kamu bisa lebih mudah mengukur seberapa cepat kamu bisa mencapai target tersebut.
Baca Juga: 3 Cara Menyusun Anggaran Bulanan yang Efektif untuk Mencapai Target Membeli Rumah
2. Membuat Anggaran dan Menabung Secara Teratur
Setelah mengetahui jumlah uang muka yang harus dikumpulkan, langkah berikutnya adalah membuat anggaran keuangan.
Mengatur anggaran bulanan sangat penting agar kamu bisa menabung dengan teratur.
Mulailah dengan memantau pengeluaran bulananmu.
Cobalah untuk mencatat setiap pengeluaran dan tentukan mana yang bisa dipangkas.
Baca Juga: 3 Ide Usaha Sampingan untuk Gen Z yang Ingin Beli Rumah
Biasanya, pengeluaran untuk hal-hal yang tidak terlalu penting seperti makan di luar atau belanja barang-barang yang tidak perlu bisa kamu kurangi.
Setelah itu, tentukan jumlah uang yang akan kamu sisihkan setiap bulan untuk menabung uang muka.
Disarankan untuk menabung minimal 20% dari penghasilan bulananmu untuk uang muka rumah.
Jika kamu merasa 20% terlalu banyak, mulai dengan angka yang lebih kecil dan tingkatkan jumlahnya secara bertahap.