Misalnya, kamu bisa mengatakan: “Saya telah melakukan riset tentang standar gaji untuk posisi ini dan sesuai dengan pengalaman serta keterampilan yang saya miliki, saya rasa kisaran gaji yang sesuai adalah antara X dan Y.”
Dengan jawaban seperti ini, kamu menunjukkan bahwa kamu sudah siap, percaya diri, dan tahu nilai dirimu.
Baca Juga: 3 Cara Menjadi Pemimpin Efektif yang Mampu Membangun Hubungan Baik
Penutup dan Kesimpulan
Frase yang kita ucapkan selama wawancara ternyata bisa memberi pengaruh besar pada kesan yang kita tinggalkan di benak pewawancara.
Beberapa frase yang tampaknya tidak berbahaya, seperti “Saya tidak punya kelemahan,” “Saya cuma mencari pekerjaan sementara,” atau “Gaji saya bisa negosiasi,” justru bisa merugikan kita.
Oleh karena itu, penting untuk memilih kata-kata dengan hati-hati dan memberikan jawaban yang lebih terstruktur dan profesional.
Dengan menghindari frase-frase tersebut dan menggantinya dengan jawaban yang lebih matang, kamu bisa meningkatkan peluang diterima kerja.
Jadi, pastikan kamu mempersiapkan diri dengan baik, berpikir sebelum berbicara, dan jangan lupa untuk menunjukkan kepercayaan dirimu dengan cara yang positif!***